2017-05-08 18:36:08

Maika

Newcomer

Reputasi

1

Followers

1

Following

0

Store

Apa itu Pomade?: Penjelasan, Sejarah dan Proses Pembuatan



Wonderstruck Pomade dari MAJOR

Walaupun penggunaan pomade sedang naik daun, ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu pomade. Pomade adalah salah satu produk untuk menata rambut yang belakangan sedang digemari oleh banyak pria. Sebelum pomade digemari seperti saat ini, terdapat pula beberapa produk untuk menata rambut seperti gel dan wax.

Meski sama-sama bisa membuat rambut kaku, gel tetaplah berbeda dari pomade. Hal tersebut dapat dilihat dari bahan dasar pembuatannya, selain itu gel tidak membuat rambut tampak lebih mengkilap. Hanya saja gel lebih mudah dibersihkan daripada pomade.

Karena menggunakan bahan wax, banyak orang yang masih salah mengartikan antara pomade dan hair wax atau lilin rambut. Untuk membedakannya sangatlah mudah, hair wax ketika dipakai tidak akan menimbulkan kesan mengkilap atau basah berbeda sekali ketika memakai pomade.

Berbeda dengan gel dan wax, pomade terbuat dari minyak atau beeswax (lilin lebah) yang akan memberikan kesan rapih, licin dan megkilap sehingga menimbulkan kesan basah dan fresh bagi si pemakainya.

Gaya rambut dengan menggunakan pomade lebih banyak banyak dipakai oleh pria. Dibandingkan dengan gel ataupun wax, pomade terbilang lebih awet untuk menjaga kerapiaan rambut dan tidak membuat rambut rusak karena terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat aman digunakan pada rambut.


Asal Mula Pomade


Traditional Oil-based Pomade dari The Malverde

Pomade merupakan bahasa Inggris yang diambil dari bahasa Perancis, Pommade, yang memiliki arti ‘salep’. Pada awalnya pomade sama sekali tidak mengandung wewangian, namun seiring dengan perkembangan jaman banyak yang menambahakan wewangian pada pomade untuk menambah kesan stylish.

Tahun 1800-an atau sekitar abad ke 19 adalah masa-masa awal pemakaian pomade. Dulunya bahan utama untuk membuat pomade adalah lemak beruang. Namun sekitar awal abad ke 20, bahan-bahan seperti petroleum jelly, beeswax dan lemak babi mulai menggantikan lemak beruang dalam pembuatan pomade. Barulah di awal tahun 2000-an dalam pembuatan pomade ditambankan beberapa bahan lainnya seperti fragrance atau essential oil dan lemak babi tidak lagi digunakan.

Sebelum kembali menjadi tren seperti sekarang ini, gaya rambut pria yang klimis dengan menggunakan pomade sudah lebih dulu populer pada pertengahan abad ke 20. Gaya rambut pomade biasa disebut dengan gaya rambut pompadour, dengan teknik sisir rambut yang ditarik rapih kebelakang dan bagian samping dipotong tipis serta diberi pomade untuk menampilkan kesan klimis.

Meskipun bukan orang pertama yang menggunakan gaya rambut pompadour, namun nama Elvis Presley lah yang paling sering disebut sebagai pelopor pompadour.


Selain Elvis Presley, nama aktor kawakan John Trovolta juga disebut sebagai salah satu influence gaya rambut pomade. Lewat film berjudul ‘Grease’ pada tahun 1978, gaya rambut pompadour yang rapi klimis terganti dengan gaya klimis rebel. Gaya rambut pomade ala John Travolta ini paling banyak dipakai oleh komunitas mobil Hot Rod, dan gaya tersebut dengan ‘greasers’.

Tampil klimis dan rapih adalah style andalan pada masa itu, tidak heran jika pomade sangat digemari, penggunaan pomade tidak hanya untuk rambut saja, tapi juga untuk kumis, jenggot dan jambang.


Keberlangsungan hidup pabrik pomade sempat terancam ketika gelombang Flower Generation dan komunitas hippies semakin banyak. Bagi para generasi bunga dan anak-anak hippies, gaya rambut pomade jelas bertentangan dengan gaya hidup mereka yang anti terhadap kemapanan dan kaum elit. Untungnya, pabrik-pabrik pomade terselamatkan oleh komunitas mobil Hot Rod sehingga tren pomade pun tetap ada.

Di Indonesia, gaya rambut pomade sudah diadaptasi sejak jaman Bung Karno dan Bung Hatta lho. Hingga pada sekitar tahun 80an, tren fashion Rockabilly yang didominasi oleh gaya rambut mohawk mulai menampilkan gaya rambut klimis tapi tetap terlihat macho.


Proses Pembuatan Pomade


Proses pencairan beeswax atau lilin lebah adalah langkah awal proses pembuatan pomade. beeswax yang sudah ditakar sebelumnya akan dilelehkan dengan menggunakan panci kecil yang dimasukan ke dalam panci yang lebih besar dan sudah tersisi oleh air panas atau air mendidih.

Setelah beeswax meleleh, campurkan dengan minyak yang sudah ditakar sebelumnya. Kedua bahan yang sudah tercampur kemudian diaduk hingga mengental. Minyak yang digunakan dalam pembuatan pomade pun banyak macamnya, seperti minyak kepala, olive oil atau minyak zaitun, dan minyak jarak atau castor oil. Manfaat dari minyak adalah untuk melembabkan rambut, menutrisi rambut dan menghilangkan ketombe.

Kumudian setelah beeswax dan minyak sudah mengental, proses selanjutnya adalah menuangkan essential oil atau fragrance ke dalam panci. Fungsi dari essential oil atau fregrance adalah untuk memberikan aroma pada pomade. Kebanyakan aroma yang digunakan adalah aroma-aroma yang soft dan tidak terlalu menusuk hidung.

Langkah terakhir setelah semua bahan tercampur dan mengental adalah menuangkannya ke dalam kaleng atau wadah yang sesuai dengan takaran. Kemudian didinginkan dalam suhu ruangan.





Sources:
- Sejarah Pomade
- Cara Membaut Pomade di Rumah
- Info Pomade
- Sejarah dan Asal Mula Style Rambut
Share di sosial media:
Rekomendasi Produk
sepatu kulit asli premium cap toe black hiforde leather shoes
sepatu kulit asli premium

By: hiforde
Rp 885.000,-

kaos tshirt islam unik Taaruf
kaos tshirt islam unik

Rp 95.000,-

 WAKU wriststrap SK2-0
T-Shirt  Hyper Paradise Grey
t-shirt

Rp 130.000,-

Tulis Komentar
2017-06-14 00:34:39

carikavasa

Newcomer

Reputasi

14

Followers

6

Following

6

Store
Halloow, boleh nih kerjasamanya, lucu - lucu bentuknya :D *malverde japri ya~