2016-04-04 18:54:52

Noira
mod

Blogging Ninja

Reputasi

42

Followers

17

Following

3

Beberapa Jenis Finishing Leather yang Sering Digunakan




Duffel Bag (Vachetta) by Louis Vuitton

Vachetta
• Menggunakan proses vegetable tanning ala Roma kuno.
• Dipoles dengan batu ambar setelah tanning.
• Mudah terkena bercak air karena tidak melewati proses treatment.
• Lembut, empuk, dan warnanya sangat merata.
• Menghasilkan patina dengan sangat baik.
• Dipopulerkan oleh merk Louis Vuitton.




Alces IV Leather Pouch - Tan (Pull-up) by MOOSE Leather Goods

Pull-up
• Kulit yang ditambahkan minyak pada saat proses tanning.
• Pada umumnya berwarna gelap.
• Pada saat kulit ditarik/stretch, warna akan berubah karena ada sebagian minyak atau wax yang berpindah.
• Biasanya tidak mempunyai protective coating, dan terdapat tanda/bekas alami dari kulitnya.
• Pull-up leather berasal dari Horween Chromexcel yang dibuat pada tahun 1920, dan menjadi salah satu finishing favorit untuk sepatu casual dan boots.




Alpha Series Bag (Crazy Horse) by Lataphat

Crazy Horse
• Kulit yang ditambahkan wax, yang lalu melewati proses dengan tekanan dan temperatur tinggi.
• Mirip dengan pull-up, namun terlihat lebih vintage.
• Biasanya lebih gampang tergores, namun goresan dapat dihilangkan apa bila digosok dengan tangan. Friksi dari gosokan tersebut akan melumerkan sedikit dari wax yang ada, dan menutup goresannya.




Opera Pump (Patent Leather) by Brooks Bros. x Peal & Co.

Patent
• Leather yang mempunyai top coat dan finish yang sangat shiny.
• Biasa terbuat dari kulit premium.
• Diadopsi dari proses lacquering bernama Japanning, kemudian dikembangkan lagi oleh Seth Boyden.
• Dinamakan Patent Leather, karena leather jenis ini pernah dipatenkan sebelumnya




Scotch Grain Wingtips (Pebble Grain) by Tricker’s

Pebble Grain (Scotch Grain)
• Teknik yang berasal dari Skotlandia.
• Dahulu finishing ini didapat dengan menggunakan barel whisky lama yang membuat kulit tersebut menciut, dan mendapatkan pola seperti kulit budak.
• Sekarang, pola ini didapatkan dengan melakukan emboss di atas calfskin yang lebih tua.
• Tidak mudah tergores bila dibandingkan dengan finishing kulit lainnya, dan sering digunakan untuk sepatu semi-casual.




Rought Out Iron Ranger Boots (Roughout) by Red Wing Shoes

Roughout
• Merupakan sisi sebaliknya dari Top Grain leather.
• Lembut dan memiliki tekstur menyerupai suede atau nubuck.
• Lebih tebal dan kuat daripada suede, tapi juga mudah terkena bercak air.
• Bahan favorit untuk combat boots Marine Corps pada saat WWII, karena tidak memerlukan maintenance seperti shining, dan cenderung lebih sejuk dari yang lain.




Adelaine Handbag (Suede) by BROOWNS

Suede
• Terbuat dari bagian bawah kulit Top Grain, seperti Roughout.
• Bagian bawah dari kulit Top Grain tersebut diampelas agar menjadi tekstur suede.
• Mendapatkan nama dari bahasa Perancis “gants des suede” yang berarti sarung tangan Swedia.
• Mudah kotor dan terkena bercak air.




Endcut (Nubuck) by PAUL Solemates

Nubuck
• Merupakan Top Grain yang yang bagian atasnya diampelas, hingga menjadi tekstur yang mirip dengan suede namun lebih kuat.
• Tidak mudah dibersihkan, tapi lebih tahan lama dan lebih berkualitas daripada suede.
• "Kelas"nya tergolong lebih tinggi dari suede
• Seperti suede, nubuck juga menyerap minyak dan rentan terhadap air.
Share di sosial media:
Rekomendasi Produk
Hiasan Dinding Vintage Always Deliver
hiasan dinding vintage

Rp 150.000,-

sepatu hak paul kulit wanita Paul Women - Art.code Whiteley Tan
sepatu hak paul kulit wanita

Rp 439.000,-

Bifold Wallet Krava II bifold wallet Burgundy
bifold wallet

Rp 525.000,-

Scarf naturaldye Full moon scarf
scarf naturaldye

Rp 295.000,-

Tulis Komentar
2016-04-04 19:07:13

Noira
mod

Blogging Ninja

Reputasi

42

Followers

17

Following

3

Sources: Colsen Keane, Silver Dollar Leather, Boot Guru, All About Leather, Heddels.

What do you guys think? Apa ada leather finishing yang gue lupa masukin, atau yang mungkin kurang jelas?
2016-04-05 15:54:52

Fenidae

Newcomer

Reputasi

0

Followers

0

Following

1

Nubucknya Paul seems promising. sayang kurang sreg sama last sepatu dan kurang maksimal di outsolenya :~