2016-10-21 17:54:27

Maika

Newcomer

Reputasi

1

Followers

2

Following

0

Store

Craftsmanship Talks: Pijak Bumi, Sustainable Fashion Dengan Nilai Seni Tinggi



Vegetable Tanned Leather adalah kulit yang melalui proses penyamakan menggunakan material dari alam. Salah satu nilai lebih dari vegetable tanned leather adalah kemampuannya untuk memiliki patina berwarna coklat gelap kemerahan/kekuningan yang indah. Mungkin sudah tidak asing lagi melihat kulit ini diaplikasikan menjadi dompet maupun tas, namun kali ini salah satu brand lokal bernama Pijak Bumi, memutuskan untuk memiliki fokus dalam membuat sepatu berbahan dasar vegetable tanned leather. Pijak Bumi telah berhasil mengaplikasikan kulit natural tersebut pada setiap produknya seperti boots, sneakers, hingga slip-on shoes.

Pada kali ini, MarketPlays mendapatkan kesempatan untuk berbincang bersama Pijak Bumi, mengenai filosofi mereka, inspirasi, serta mengenai vegetable tanned leather.


1. Bagaimana awal mula Pijak Bumi terbentuk?


Pijak Bumi bermula dari proses kreasi founder kami, seorang pecinta sepatu yang sudah berkecimpung dalam dunia sepatu lebih dari 5 tahun. Dengan melalukan beberapa tahap design dan prototyping, terciptalah model pertama dasar dari sepatu Pijak Bumi. Saat kami mengunggahnya di media sosial ternyata pembeli pertama kami datang dari Jerman dan Spanyol, dan hal inilah yang menjadi semangat kami untuk menciptakan varian yang lebih matang.


2. Apa visi dan misi brand Pijak Bumi?


Semua produk Pijak Bumi terbuat dari material alami, dan oleh karena itu bisa dikategorikan sebagai sustainable products, atau produk ramah-lingkungan. Kami ingin menciptakan sebuah fashion line seputar hal ini, dan terus mendukung perkembangan produk-produk eco-friendly. Selain itu, kami juga ingin mengangkat nilai-nilai Indonesia, dari nama brand yang kami pilih hingga pengrajin dan seluruh material yang kami pakai. Pijak Bumi adalah sebuah sustainable fashion brand yang sepenuhnya memperdayakan tenaga pengrajin dan bahan baku lokal.


3. Mengapa memilih vegetable tanned leather sebagai material utama?


Kami memilih natural vegetable tanned leather sebagai bahasa kreasi kami karena material ini merupakan salah satu yang paling ramah lingkungan, yang hanya menghasilkan emisi berupa air yang tentu saja dapat di absorbsi oleh tanah dengan baik, serta dapat diregenerasi. Selain itu, natural vegetable tanned leather juga memiliki karakteristik perubahan warna (patina) yang indah dan unik, di mana cerita sang pemilik dengan leather goodsnya dapat terekspresi dalam perubahan warna tersebut.


4. Menurut Pijak Bumi, bagaimana caranya menilai kualitas dari vegetable tanned leather?


Kami sendiri hanya memilih material natural vegetable tanned leather yang memiliki durabilitas tinggi, tingkat kelenturan sedang, resistensi terhadap noda yang cukup baik, dan karakteristik patina yang indah. Menurut kami, inilah kualitas vegetable tanned leather yang ideal.


5. Brands apa saja yang menginspirasi produk-produk Pijak Bumi?


In Picture: Common Projects

Hender Scheme, Visvim, dan Common Projects.


6. Mengapa memilih menggunakan proses yang 100% handmade?


Semua sepatu kami 100% handcrafted karena Pijak Bumi merupakan sebuah anti-thesis dari produk yang diproduksi secara massal (mass-manufactured products). Fast fashion adalah industry penghasil limbah tertinggi kedua setelah minyak, dan kami tidak ingin mendukung hal tersebut.

Melalui proses handcrafting, kami juga ingin mengangkat nilai seni yang ada di balik sepatu-sepatu kami, di mana setiap sepatu Pijak Bumi unik pada sang pemilik dan tidak ada yang sama dengan lainnya.


7. Produk apa yang akan dikeluarkan selanjutnya oleh Pijak Bumi?


Saat ini kami sedang berkolaborasi dengan beberapa seniman lokal, agar mereka dapat menggunakan sepatu Pijak Bumi sebagai kanvas kreatifitas mereka, dan berkarya. Selain itu, kami juga sedang mengembangkan sebuah pewarna alami yang terbuat dari jamur, substitusi kulit dari jmur, dan outsole dari tempe. Bila riset ini berhasil, kami dapat menjadi brand pertama yang mengapilkasikan material tempe pada sepatu.

Pada akhir tahun, kami juga akan mengeluarkan dua produk baru dengan desain lebih quirky dan juga material yang lebih premium. We hope all of you will look forward to it.


Sekian perbincangan kami dengan Pijak Bumi, dan semoga kalian dapat mengerti filosofi Pijak Bumi lebih dalam dengan interview ini. Bagaimana menurut kalian? Jika mempunyai feedback, saran, atau pesan untuk Pijak Bumi, silahkan meninggalkan comment di bawah.


Share di sosial media:
Rekomendasi Produk
dompet kulit Krava III bifold wallet
dompet kulit

Rp 525.000,-

Jam Kayu Eboni Eboni Maple 3.0 Pineblack
jam kayu eboni

Rp 499.000,-

 Buque Natural

By: MANYK
Rp 220.000,-

Pakaian Luar Natural Dye Sora Haori
pakaian luar natural dye

Rp 489.000,-

Tulis Komentar