2016-10-03 14:40:57

Noira
mod

Blogging Ninja

Reputasi

42

Followers

17

Following

3

Craftsmanship Talks: Sekkha, Di Balik Leather Goods Minimalis Lokal




Memiliki desain-desain produk yang minimalis, Sekkha merupakan salah satu brand leather goods lokal yang tidak asing untuk banyak penggemar local craftsmanship. Dikala maraknya bermunculan brand leather goods lokal dengan beragam konsep dan desain, Sekkha tetap konsisten men-develop produknya yang semua masih dibuat secara handmade dan eksklusif oleh kedua ownernya.

Kali ini, MarketPlays berkesempatan untuk dapat berbincang salah satu owner Sekkha, Richwan Hartono, yang menjelaskan produk, proses kreatif, dan bagaimana Sekkha menyikapi tren leather goods saat ini.


-


Apa latar belakang berdirinya Sekkha?


Sekkha terbentuk karena ide kita pada akhir 2014, sekitar bulan November.

Ide pertama berawal dari memang ketertarikan kita terhadap craftmanship. Ketertarikan kita dengan hal-hal teknis dan estetik inilah yang memacu kita untuk membuat karya-karya yang awalnya hanya untuk keperluan pribadi, sehingga akhir kita beranikan untuk disebarkan kepublik yang lebih luas.


Apa saja yang menginspirasi produk-produk Sekkha?


Banyak sih, apapun bisa jadi inspirasi untuk ide baru. Bisa bungkus permen, tali pramuka, apapun. Yang pasti banyak-banyak lihat referensi bentuk sebuah produk dan cari keunikan sendiri yang belum ada di produk lain.


Seperti apa proses kreatif dalam mendesain sebuah leather goods Sekkha?


Proses R&D Sekkha tergolong sebuah proses yang memakan waktu paling lama. Karena biasanya kita mensortir apa yang sudah ada, apa yang belum ada di pasar, dan bagaimana produk kita bisa berbeda dengan yang lainnya. Prosesnya bisa beberapa minggu, bahkan beberapa bulanan untuk menciptakan sebuah model baru.

Jadi mungkin langkahnya: Pertama cari reference sebanyak banyaknya. Kedua, termenung(haha). Ketiga buat banyak sample. Terakhir, dites dulu dengan pemakaian pribadi.


Apa produk leather goods Sekkha yang paling berkesan?


Paling berkesan mungkin Bifold Wallet. Proses R&D nya lama sekali. Alasannya mungkin karena modelnya cukup unik-dari selembar kulit tanpa sambungan bahan, dan cukup bisa merepresentasikan dengan baik bagaimana arahan Sekkha yang kita inginkan.


Bagaimana pendapat Sekkha tentang brand leather goods Indonesia saat ini?


Karya kriya Indonesia saat ini tergolong sangat berkembang. Banyak sekali bermunculan ide-ide kreatif baru, secara keseluruhan - tidak hanya di leather goods scene saja. Tapi kita sangat menganggap positif hal ini, karena sebenarnya kita pun tergolong pendatang baru, banyak senior-senior yang lebih keren dari kita. Tapi dengan adanya persaingan sehat malah menimbulkan efek pengolahan ide yang lebih kreatif dan menurut kita itu sangat baik.


Apa harapan Sekkha terhadap brand leather goods Indonesia kedepannya?


Italia tersohor dengan kerajinan kulitnya yang sangat hebat sejak lama, mereka tidak perlu teknologi canggih untuk membuat sebuah kerajinan yang baik. Kita sudah punya sumber daya material bahan kulit yang sangat baik. Jadi bukan sebuah alasan kita tidak bisa sehebat mereka. Kita hanya berharap kedepannya mindset baik produsen dan konsumen, tidak lagi mengacu kepada brand tetapi karya yang dihasilkan.


-


Itulah akhir perbincangan kami dengan Sekkha. Terima kasih Richwan yang telah bersedia meluangkan waktu untuk berbagi beberapa insight mengenai brand Sekkha kepada MarketPlays.


Share di sosial media:
Rekomendasi Produk
 W for Weareternal tees
Sepatu Kulit Pria BRADLEYS BOLTON LOW BLACK
sepatu kulit pria

Rp 269.000,-

Pembersih Produk Kulit Asli KANS Leather Goods Cleaner (250 ml)
pembersih produk kulit asli

By: KANS
Rp 200.000,-

Sepatu boots casual pria BRADLEYS ELAGOS BROWN
sepatu boots casual pria

Rp 450.000,-

Tulis Komentar